Resep Macaroni Schotel Kukus Sederhana

  Posted on   by   No comments

ResepMedia.com Pernah mencoba makan macaroni schotel? Menurut catatan sejarah, macaroni schotel terdiri dari dua kata berbeda bahasa yaitu macaroni dari bahasa Itali dan schotel dari bahasa Belanda. Macarani merupakan sejenis makanan pasta khas negeri pizza yang dibuat menggunakan bahan-bahan seperti tepung terigu, semilona atau hard wheat varietas durum, milled durum, yaitu butiran dari endosperm biji gandumg, yang kemudian ditambahkan dengan telur dan air. Sedangkan kata schotel, dalam bahasa Belanda, artinya piring atau pinggan. Konon, dulu nonik-nonik jaman VOC menyajikan menu ini di atas piring. Sejak itulah, namanya dikenal sebagai macaroni schotel.

Gambar Resep Macaroni Schotel Kukus

Siapa bilang macaroni schotel hanya bisa dimasak dengan cara dipanggang? Tidak jadi masalah apabila Anda tidak memiliki alat pemanggang atau oven. Menu lezat satu ini juga bisa dibuat dengan memanfaatkan peralatan kukus sederhana. Untuk membuatnya, Anda dapat mengikuti resep macaroni schotel sebagai berikut:

  • 250 gram macaroni
  • 100 gram keju cheddar, potong membentuk dadu kecil
  • 100 gram keju cheddar, diparut untuk digunakan sebagai taburan
  • 200 grm kornet sapi
  • 2 buah wortel, cincang halus
  • 1 sendok makan garam atau secukupnya
  • 1 sendok teh kaldu sapi bubuk
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh pala bubuk
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 600 mililiter susu bubuk full cream
  • 5 butir telur, dikocok lepas
  • 1 buah bawang bombay, dncincang halus
  • 3 siung bawang putih, dicincang halus
  • 2 sendok makan margarin untuk menumis

Langkah-langkah membuat macaroni schotel kukus:

  • Rebus macaroni dengan air dan 1/2 sendok makan minyak sayur hingga 3/4 matang atau tidak sampai lembek, sisihkan.
  • Panaskan margarin di atas api kecil, kemudian tumis bawang putih dan bawang bombay hingga tercium aroma harum. Tambahkan wortel, kornet dan bubuhi garam, gula pasir, kaldu bubuk, pala bubuk dan merica bubuk. Aduk rata semua bumbu tersebut dan masak hingga matang lalu matikan apinya.
  • Campurkan telur kocok dengan susu bubuk, tambahkan bahan atau adonan yang telah ditumis tadi, serta rebusan makaroni dan potongan keju. Aduk rata.
  • Tuangkan semua adonan tersebut dalam sebuah wadah tahan panas.
  • Panaskan kukusan, kukus adonan selama kurang lebih 30 menit atau sampai matang. Setelah itu, taburkan parutan keju di atasnya, dan macaroni schotel kukus siap untuk dihidangkan.

Bagaimana? Cukup mudah bukan membuat macaroni schotel dengan cara dikukus? Menu ini tidak hanya bisa dinikmati oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Rasa gurih dari keju cheddar tentu akan menggugah selera makan mereka. Agar hasil kreasi resep macaroni schotel buatan Anda terasa lebih mantap, Anda perlu memperhatikan tips berikut ini:

  • Setelah semua proses memasak selesai dan macaroni schotelnya matang, Anda harus segera mencetak, menghias dan menaburi parutan keju saat masih dalam keadaan panas. Hal ini mengingat yang dipanggang jauh lebih awet karena kadar airnya berkurang.
  • Apabila Anda tidak memiliki seperangkat dandang untuk mengukus, Anda masih bisa memanfaatkan rice cooker. Caranya yaitu dengan menaruh adonan ke dalam wadah tahan panas ke dalam alat penanak nasi elektrik tersebut dan beri air setinggi 3/4 dari tinggi wadah adonan, kemudian masak selama 30 menit.
  • Anda dapat melewatkan langkah keempat dan kelima dari resep di atas sebab pada dasarnya semua bahan telah matang. Tunggu hingga uap air dalam adonan hilang, lalu simpan macaroni di dalam kulkas. Saat hendak menghidangkannya, Anda dapat memanaskan menu tersebut terlebih dahulu menggunakan oven.

Macaroni schotel seringkali dijadikan menu andalan di restoran-restoran bertaraf internasional atau fast food. Kini, setelah mengetahui resep sederhananya, Anda tidak harus mengajak keluarga keluar rumah demi menikmati sepiring penuh macaroni schotel lezat. Dengan waktu memasak kurang lebih 2 jam, Anda sudah bisa mendapatkan 1 loyang porsi dengan kandungan gizi kurang lebih 628 kalori. Menu ini dapat disantap saat sarapan, makan siang maupun makan malam. Agar proses memasak menjadi lebih menyenangkan, tidak ada salahnya mengajak buah hati bergabung di dapur. Buat sajian alternatif lain untuk menghindarkan rasa bosan, seperti Spaghetti yang merupakan salah satu makanan barat yang digemari orang Indonesia.

Categories: Camilan

Author: Admin

Pecinta Kuliner :)

Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *